Playground

4 Pertanyaan Tentang Misteri Sinterklas dan Asal Usulnya

Published by : Natasha Erika Posted on : Selasa, 22 Desember 2015

4 Pertanyaan Tentang Misteri Sinterklas dan Asal Usulnya

Tiap Natal tiba, anak-anak akan berbondong-bondong mengirim surat kepada Sinterklas alias Santa Claus, meminta berbagai hadiah sebagai imbalan perilaku baik mereka. Tapi anak-anak itu enggak bisa mengirimnya ke Sinterklas secara langsung, mereka harus mengirimnya ke Kutub Utara yang dianggap sebagai rumah Santa. Ini dia 4 pertanyaan yang sering muncul tentang misteri Sinterklas dan asal usulnya. Tenang... Ada jawabannya di sini. Yuk, kita simak!

 

Baca juga: Foto-Foto Ekspresi Wajah Santa Claus yang Mengerikan

 

Pertanyaan: Apakah Sinterklas benar-benar nyata?

Jawaban: Sinterklas hanya fantasi, tapi terinspirasi tokoh nyata yang murah hati.

 

Asal-usul Sinterklas dapat ditelusuri kembali dari riwayat St. Nikola dari Myra, seorang santo abad ke-4 yang enggak tinggal di Kutub Utara, melainkan di sebuah kota di Romawi Timur. Sekarang Turki. Lebih dari itu, St. Nikola enggak persis seperti gambaran kita tentang Sinterklas sekarang yang gemuk, periang, dan penuh berjenggot putih.

 

St. Nikola memiliki keyakinan yang kuat dalam prinsip-prinsip Kristen. Ia juga memiliki ketertarikan untuk memberikan hadiah. Kemurahan hatinya membuatnya terkenal terutama di kalangan para pelaut. Cerita kasih dan kedermawannya lantas menyebar dari mulut-mulut para pelaut ini.

 

Baca juga: 5 Novel Young Adult Bertema Natal Yang Wajib Dibaca

 

Pertanyaan: Bagaimana Sinterklas digambarkan sosok tua berjanggut putih dengan baju merah?

Jawaban: Kita bisa simak cerita kartunis Jerman, Thomas Nast, yang menciptakan sosok tersebut.

 

(foto: popkey.co)

 

Seorang kartunis asal Jerman, Thomas Nast sekitar 1863-1886 mengirim 33 gambar Natal untuk majalah Harper's Weekly. Dan pada edisi Desember 1866, majalah yang berbasis di Amerika Serikat itu memilih gambar Nast yang menggambarkan situasi Natal dengan Sinterklas di dalamnya seperti kita lihat saat ini; Santa yang periang, dengan baju berwarna merah dan janggut putih yang lebat.

 

Sebelum Nast, Santa digambarkan dalam berbagai bentuk. Dan Nast enggak hanya memberi Santa suasana baru, tapi juga rumah baru yang bersalju: Kutub Utara. Tapi kenapa Kutub Utara?

 

Baca juga: 3 Hal Menakutkan di Film 'Krampus' Yang Bikin Natal Jadi Horor

 

Pertanyaan: Bagaimana Kutub Utara jadi bagian dari cerita Sinterklas?

Jawaban: Kutub Utara jadi tempat terkenal pada jaman cerita Sinterklas beredar.

 

(foto: tumblr.com)

 

Selama 1840-an dan 1850-an, ada beberapa ekspedisi ke Kutub Utara yang mendapatkan perhatian dari seluruh dunia. dalam sekejap, Kutub Utara menjadi terkenal dan menjadi dongeng-dongeng pengantar tidur. Kutub Utara adalah lokasi di mana salju turun tiap waktu, dan dipahami sebagai tempat yang cocok untuk tempat beristirahat makhluk-makhluk yang diasosiasikan dengan "dingin".

 

Publikasi tempat Nast bekerja pun menggunakan Kutub Utara sebagai tempat dongeng yang pas karena belum tersentuh. Kutub Utara hanya sebuah fantasi seperti halnya Sinterklas, karena belum ada yang pernah melakukan perjalanan ke sana sampai 1909, ketika Robert Peary mendapatkan penghormatan untuk mengunjunginya.

 

Baca juga: Jejak Lagu 'Indonesia Raya' Yang Masih Misteri

 

Pertanyaan: Bagaimana dengan asal usul rusa sebagai binatang yang melekat dengan Sinterklas?

Jawaban: Enggak ada yang tahu gimana asal usul pastinya. Tapi, yang pasti rusa udah jadi bagian cerita sejak 1820-an di mana puisi-puisi Natal melibatkan rusa dan Sinterklas.

 

(foto: metro.co.uk)

 

Soal rusa, sebelum Sinterklas versi Nast, binatang ini telah menjadi elemen enggak terpisahkan dari Sinterklas berkat puisi Clement C. Moore yang ditulis tahun 1823, "A Visit from Saint Nicholas" dan "The Night Before Christmas" yang lebih populer.

 

Baca juga: Misteri Di Balik Gangguan Tidur 'Ketindihan'

 

(sumber: moh. habib asyhad/intisari-online.com, foto: giphy.com)

 

 

author :

Natasha Erika

Cewek penggemar yoga ini, walau suka banget dengerin lagu-lagu The Beatles, sebenarnya juga seorang Swifty dan Directioner, lho. Hidup Tay-Tay Niall Liam Harry dan Louis! Oh iya, waktu SMA suka banget sama pelajaran sejarah! Ada yang suka juga?

Komentar Kamu

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×
Up

SIGN IN