Sempitnya Langit Hongkong

Published by : Astri Soeparyono Posted on : Selasa, 7 Mei 2013

Sempitnya Langit Hongkong

Pernah coba melihat ke arah langit waktu lagi berdiri dikelilingi gedung enggak? Hal ini dijadikan seniman grafis asal Perancis, Jacquet Lagreze sebagai sudut pandang memotret langit Hongkong. Dengan judul Vertical Horizon, Jacquet memotret di antara gedung-gedung pencakar langit Hong Kong yang terus berkembang sebagai kota metropolitan. Rangkaian foto itu berupaya menangkap kedalaman suasana di antara 'tipisnya batas horizon' akibat berhimpitnya gedung-gedung pencakar langit.

 

Sebagai rumah bagi lebih dari tujuh juta jiwa, setiap lahan di Hong Kong semakin berharga. Hong Kong yang luasnya sebesar 424 kilometer persegi ini, terbagi ke dalam lahan bisnis perkantoran, hunian, pusat belanja dan gaya hidup. Enggak heran kalau di Hong Kong semakin banyak gedung pencakar langit, karena mereka harus menghemat lahan.

 

Sayangnya, di balik megahnya Hong Kong, awal tahun ini Society for Community Organisation (SoCO) Hong Kong menyoroti memburuknya kondisi masyarakat miskin di kota ini. Dengan jumlah warga yang terus meningka, warga miski Hong Kong terpaksa hidup di ruangan-ruangan apartemen yang sangat sempit. Belum lagi susahnya menjemur pakaian di antara deretan jendela dan balkon-balkon. Duh!

 

 

(lana, foto: www.designboom.com)

 

author :

Astri Soeparyono

Digital Content Producer untuk kawankumagz.com. Selama bekerja di kaWanku pernah wawancara langsung sama Justin Bieber, Greyson Chance, David Archuleta, Jessie J, Maroon 5, dan masih banyak lagi. Tapi, belum pernah ketemu langsung 30 Seconds to Mars.

Komentar Kamu

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×
Up

SIGN IN