4 Hal Terbaik Dari Film: Everest (2015)

Published by : Aisha Ria Ginanti Posted on : Jumat, 2 Oktober 2015

4 Hal Terbaik Dari Film: Everest (2015)

Sudah nonton film Everest (2015) girls? Kalau belum simak dulu deh 4 hal terbaik dari film Everest (2015) ini.

 

Belajar sejarah

Film ini diambil dari kisah nyata tahun 1996, di mana sejumlah pendaki di Everest tewas akibat dihadang badai salju super dahsyat saat turun dari puncak Everest. Badai ini menimpa dua kelompok pendaki yang dipimpin oleh pemandu profesional Rob Hall (Jason Clarke) and the other by Scott Fischer (Jake Gyllenhaal). Kelompok Rob yang merupakan fokus dari cerita ini terdiri dari Doug Hansen (John Hawkes, Yasuko (Naoko Mori), Beck Weathers (Josh Brolin) dan Jon Krakauer (Michael Kelly).

 

Tragedi ini merupakan salah satu bencana paling besar yang pernah terjadi di Everest. Kisah ini pun selanjutnaya dibukukan oleh Jon Krakauer , jurnalis yang ikut dalam pendakian bersama tim Rob dan berhasil selamat dalam buku yang berjudul Into The Thin Air.

 

Sinematografi dan teknologi keren

 

 

 

Film produksi Working Title di bawah bendera Universal studio ini menghabiskan biaya hingga USD 70 juta dan menggunakan teknologi 3D.  Cara pengambilan gambar dan sinematografi yang juara banget, bikin kita jadi merasa benar-benar ada di sana dan ikutan tegang juga. Tapi kita juga bakal dimanjakan banget sama gambar-gambar cantik bentangan salju yang diambil secara wide. Kelihatannya kecil tapi sebenarnya luas banget. Seru!

 

Bikin berdebar terus


 


 

Meski kita disuguhi banyak pemandangan indahnya Everest, selama film berlangsung, kita juga harus siap-siap berdebar deg-degan karena berbagai adegan menegangkan. Salah satunya adalah ketika hampir ke jurang gara-gara jembatan yang mereka lalui rusak. Tapi itu secuil dari kejadian menegangkan yang akan terjadi selanjutnya. Ketegangan sesungguhnya justru muncul saat si badai besar melanda para pendaki saat mereka turun dari puncak. Rasa bahagia karena mereka sampai ke puncak, langsung deh jadi deg-degan.

 

 Pelajaran hidup berharga

 


Cerita perjalanan pendakian gunung memang biasanya seru sekaligus bisa ngasih kita banyak pelajaran. Mulai dari bagaimana bertanggung jawabnya Rob sebagai seorang pemimpin pendakian terhdap anggota regunya, hingga rela mempertaruhkan nyawanya. Lalu bagaimana tenggang rasa sesama pendaki untuk saling membantu bertahan hidup, sampai bagaimana kita harus bisa menahan ego kita sendiri.

 

Di sini diceritakan kalau sebenarnya saat mendaki gunung itu, sampai puncak emang penting dan bisa bikin bangga banget, tapi lebih penting lagi adalah bisa pulang dengan selamat dan kembali berkumpul dengan keluarga kita. Karena itu penting banget buat kita menekan keinginan atau ego kita, jangan sampai jadi menimbulkan bencana buat diri kita sendiri dan orang lain. Mendaki gunung itu, yang ditaklukan bukan sekedar elevasi, tapi lebih pada ego diri kita sendiri.

 

(foto: fandango.com, movietubeonline.com)

 

author :

Aisha Ria Ginanti

Reporter di KaWanku sejak tahun 2012.

Komentar Kamu

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×
Up

SIGN IN