4 Faktor Penyebab Gagal Lulus SNMPTN 2016

Published by : Aisha Ria Ginanti Posted on : Selasa, 10 Mei 2016

Foto: kompas.com

Setelah mengecek pengumuman hasil Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2016 dengan berkal-kali, ternyata hasilnya tetap saja menunjukkan sebuah kalimat :

"Anda Dinyatakan Tidak Lulus SNMPTN 2016"

Pasti hal itu bikin kita sedih dan kecewa apalagi kalau sebenarnya nilai UN kita enggak jelek-jelek amat. Lebih baik kit coba introspeksi dan cari tahu faktor apa saja yang bisa bikin kita gagal lulus SNMPTN 2016 ini. Ini dia 4 faktor penyebab gagal lulus SNMPTN 2016 yang bisa kita pelajari sehingga kita enggak mengulang kesalahan yang sama kalau mencoba lagi tahu depan atau saat mengikuti ujian penyaringan masuk kuliah lainnya.

 

Baca juga: 10 Lagu Barat Yang Bisa Bantu Menenangkan Pikiran Saat Stres Ujian

 

Nilai rapot enggak sesuai ekspektasi

Seperti yang sudah banyak diketahui bahwa proses seleksi calon mahasiswa baru melalui jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2016 enggak mempunyai standar penilaian khusus, kecuali satu: nilai raport.

Ya, untuk bisa menerima kunci yang meluluskan peserta masuk di jalur undangan ini, maka nilai raport selama masa SMA menjadi penentunya. “Jika nilai rapornya jelek, ya tidak akan diterima,” kata Rektor Universitas Indonesia (UI) Muhammad Anis saat proses SNMPTN 2016 berlangsung sejak April lalu.

Mungkin kamu masuk 10 besar berturut-turut selama di kelas, namun yang perlu disadari adalah nilai raport itu persaingannya masih dalam ruang lingkup kelas kamu. Saat sekolah menyetorkan nlai siswa ke panitia seleksi, maka nilai raport kamu pun bersaing dengan nilai raport dari kelas-kelas dan sekolah lain di seluruh Indonesia. Bisa jadi ternyata nili rapot kamu bagus di kelas atau sekolah kita tapi enggak kalau dibandingkan dengan peserta lain dari seluruh Indonesia.

 

Jurusan yang dipilih terlalu favorit

Perlu diketahui, kuota SNMPTN tahun ini adalah 40 persen dari total penerimaan mahasiswa baru (Maba). Laporan untuk yang diterima UI pada tahun ini mencapai 5000 maba. Nah, dari jumlah itu, pilihan program studi yang ditentukan calon maba masih memfavoritkan jurusan seperti kedokteran, komunikasi, hubungan internasional dan sastra Inggris.

Mungkin, faktor kegagalan yang membuat kamu tidak lulus SNMPTN 2016 adalah memilih jurusan yang terlalu favorit. Hal itu memang enggak dilarang sih, tapi akan lebih baik kalau nilai rapot kita enggak sangat istimewa, mungkin kita pilih jurusan yang saingannya enggak terlalu berat, alias enggak terlalu favorit.

Lagi pula, biasanya kampus tujuan punya prodi/jurusan baru dari pemetaran yang sudah berdasarkan pada kebutuhan 4 atau 5 tahun mendatang. Jadi, kalau mau jeli, dalam memilih jurusan, jangan cuma utamakan minat tapi juga ketersediaan dan kebutuhan. Biar punya peluang namun tepat sasaran!

 

Baca juga: Ini yang Harus Dilakukan Setelah Dinyatakan Lolos SNMPTN

 

author :

Aisha Ria Ginanti

Reporter di KaWanku sejak tahun 2012.

Komentar Kamu

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×
Up

SIGN IN