4 Fakta Seru yang Perlu Kita Tahu dari Retro Run 2016

Published by : Debora Gracia Posted on : Rabu, 21 September 2016

Lari Mundur yang Bikin Peserta Antusias Banget di Retro Run, Minggu (17 September 2016)

Olahraga itu enggak perlu datang ke tempat gym atau setiap hari. Buat kita yang males banget ikut olahraga, misalnya lari, ikutan Retro Run itu salah satu solusi, nih. Kenapa? Di tahun 2016, tepatnya pada Minggu, (7/9) kemarin, Retro Run hadir, lho. Ini dia 4 fakta seru dari Retro Run 2016.

 

Lari Mundur

Biasanya lari itu maju bukan mundur. Berbeda dengan Retro Run 2016 ini, yang pakai konsep lari mundur. Ini menjadi ajang lari mundur pertama di Indonesia, lho. Enggak hanya itu, ajang lari mundur ini juga menunjukan metode Paliatif, metode yang bisa membantu para penderita kanker secara psikologi.

Baca juga: 5 Olahraga yang Enggak Banyak Diketahui Ada di Olimpiade

 

Metode Paliatif

Enggak hanya ajang charity fun run aja, nih. Di acara ini, para peserta, terutama para penderita kanker diajak untuk ikut dalam metode kesehatan Paliatif. Jika metode kemoterapi dan radioterapi hanya dilakukan untuk proses penyembuhan dan pengobatan fisik, metode Paliatif ini berperan untuk bekerja pada psikologi sang penderita kanker.

Girls, metode Paliatif ini lebih menyasar pada aspek psikologi si penderita kanker. Jadi tujuannya itu untuk meningkatkan kualitas hidup penderita kanker dengan munculnya rasa tenang dan nyaman tanpa merasa tertekan. Selain itu, metode ini akan mengajarkan kita untuk berdamai sama penyakit itu. Juga menghilangkan ketakutan dari stress si penderita.

Baca juga: Tips Menyesuaikan Diri dengan Jadwal Belajar yang Padat

 

author :

Debora Gracia

Reporter.

Komentar Kamu

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×
Up

SIGN IN