Celeb & Entertainment

We Start Partys: Nde-date Siang Bareng W

Published by : Astri Soeparyono Posted on : Kamis, 20 Juni 2013

We Start Partys: Nde-date Siang Bareng W

Siang ini W dapet kesempatan untuk wawancara sama band asal Bristol, We Start Partys. Seneng banget deh W bisa ketemu lagi bareng cowok-cowok ganteng dari Inggris ini. Apalagi pas tau kalau mereka bakal tampil di Jakcloth Summer Fest  2013, sore ini pukul 18.30 WIB. Pas ketemu, W sempet nanya macem-macem, dari album mereka sampai lagu kesukaan mereka.

 

Kenapa nama album kalian "Nothing but Troubles"? Ada cerita apa sih di balik nama itu?

Ben: "Nama single utama dari album kami itu Nothing but Trouble, tentang seorang cewek cantik yang tinggal di sebelah rumah kamu, terus kamu pengen PDKT sama dia tapi takut karena dia cantik banget. Kami pilih judul ini karena menurut kami judul itu pas menggambarkan kami, tapi dalam arti yang menyenangkan."

 

Apa yang bikin album ini jadi spesial?

Matt: "Karena kami mengerjakan semuanya sendiri dan benar-benar total dalam proses pembuatannya. Jadi bisa dibilang, album ini "kami" banget."

 

Menurut kalian, apa yang bikin musik kalian itu keren?

Ben: "Agak susah menjelaskannya, tetapi yang pasti musik kami bisa membuat banyak orang yang denger jadi senang."

 

Pernah gak merasa stuck waktu bikin musik? Cara ngatasinnya gimana?

Dave: "Banyak! Ada saatnya kami gak bisa ngelanjutin, susah untuk menyelesaikan satu lagu. Paling kami akan istirahat sebentar lalu balik ngerjain lagi. Selama tau konsep awal kami pikir itu akan jalan dengan sendirinya."

 

Kalian lagi suka dengerin musik apa sih?

Ben: "Dasarnya sih kami semua dengerin musik yang mainstream. Tapi kalau Matt, dia lebih suka dengerin musik metal, band-band hardcore, kalau aku lebih banyak dengerin musik yang cheesy, tapi kalau Dave, dia lebih suka musik pop punk dan dubstep."

 

Apa lagu yang bisa kalian dengerin berkali-kali tanpa bosen?

Ben: Ah! Pertanyaan yang susah... (lalu mereka sibuk ngutak-ngatik iTunes)

Matt: Kalau aku lagi suka dengerin Troublemakers dari Olly Murs.

Dave: Aku sih Get Lucky-nya Daft Punk..

Ben: (dia lama banget ngutak-ngatik iPodnya. Hi-hi-hi..) Oh..oh.. kalau aku Toxic-nya Britney Spears!

 

Apa inspirasi terbesar kalian waktu bikin musik?

Ben: "Seperti yang kami pernah ceritain sebelumnya, sih, kalau inspirasi kami bisa dari mana-mana. Dari para fans, pengalaman pribadi, keluarga, bahkan wawancara kayak gini!"

 

Kalau ada kesempatan, kalian mau berkolabirasi bareng siapa?

Dave: "David Guetta!"

Matt: "Will.I.Am!"

Ben: "Udah pasti Will.I.Am! Atau Katy Perry. He-he-he."

 

Kalian kalau bikin lagu yang sempurna itu bisa berapa lama?

Dave: "Tergantung sih. Bisa sebulan, enam bulan, atau bahkan sehari juga bisa jadi."

 

Kapan waktu yang paling enak buat bikin lagu?

Ben: "Summer! Pas summer itu semua suasanya menyenangkan, sih. Oh, sama pas malam juga, soalnya biasanya inspirasi dateng pas malam-malam. Hi-hi-hi."

 

Kalau kalian punya kesempatan buat mainin jenis musik lain, kalian mau mainin genre apa?

Dave: "Hip-hop!"

Matt: "Metal, lah."

Ben: "Kayaknya Pop Punk. Ha-ha-ha."

 

(audrey, foto: wantek)

 

author :

Astri Soeparyono

Digital Content Producer untuk kawankumagz.com. Selama bekerja di kaWanku pernah wawancara langsung sama Justin Bieber, Greyson Chance, David Archuleta, Jessie J, Maroon 5, dan masih banyak lagi. Tapi, belum pernah ketemu langsung 30 Seconds to Mars.

Komentar Kamu

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×
Up

SIGN IN