Celeb & Entertainment

Taylor Swift: Lagu Shake It Off Ditulis Buat Para Haters

Published by : Astri Soeparyono Posted on : Selasa, 19 Agustus 2014

Taylor Swift: Lagu Shake It Off Ditulis Buat Para Haters

Udah dengar dong, lagu terbaru Taylor Swift, Shake It Off? Katanya lagu ini ditulis buat para haters, lho. Oh ya?

 

(Baca juga: Taylor Swift Luncurkan Single Terbaru Berjudul Shake It Off)

 

Taylor Swift mengumumkan rencana perilisan album teranyarnya, 1989 pada 27 Oktober mendatang. Sebelum itu, cewek berusia 24 tahun tersebut melepas single bertajuk Shake It Off, tembang yang dirilis pada Senin, (18/8) ini direspon sangat baik oleh fans.

 

Makna di balik Shake It Off

Liriknya sendiri bukan soal patah hati yang sempat jadi trademark-nya selama empat album ke belakang. Akan tetapi lebih ke bagaimana Swift menyikapi para pembecinya.

Kepada Good Morning America, Taylor menjelaskan makna di lagu yang ia tulis bersama sang produser, Max Martin.

 

(Baca juga: Taylor Swift Umumkan Album Baru, 1989)

 

"Pesan yang aku ingin sampaikan sih begini. Kita sebenarnya menghadapi masalah yang sama. Banyak yang memandang kalau aku hanya menjalani kehidupan keras di dalam dunia selebritis saja. Banyak yang saling menjatuhkan karena banyak haters berkeliaran," ucapnya.

 

"Tetapi kenyataannya aku hidup di dunia yang dipenuhi orang-orang yang ingin aku jatuh. Semuanya ingin memutarbalikkan fakta yang ada. Jadi semua fakta tentangku bakal terdengar menyebalkan, aneh dan salah," tambahnya.

 

"Jadi intinya aku nggak cuma harus tinggal bersama orang-orang yang tidak mengerti siapa sih diriku sebenarnya. Tetapi aku harus bisa hidup lebih menyenangkan daripada mereka. Jadi shake it off saja deh!" jelas Taylor.

 

(Baca juga: Taylor Swift Ajak Banyak Musisi Kolaborasi di Album 1989)

 

Referensi band lawas tahun 80-an

Soal referensi, Taylor Swift ternyata sudah bolak-balik ke toko CD buat mendengarkan beberapa musisi. Khususnya band-band lawas ala 80-an.

 

"Peter Gabriel dan Fine Young Cannibals jadi dua musisi yang paling aku gemari untuk urusan 80-an. Satu lagi deng, Boy George," ungkapnya.

 

Di album 1989, Swift tidak lagi menyeragami musiknya dengan sentuhan country. Lantaran sudah nyaman, ia bakal melanjutkan misinya dengan menampilkan album yang ngepop abis!

 

(Baca juga: Taylor Swift Terbuka Sama Penolakan dan Ketakutan)

 

(adhie/hai, foto: tvguide.com

 

author :

Astri Soeparyono

Managing Editor untuk kawankumagz.com. Selama bekerja di kaWanku pernah wawancara langsung sama Justin Bieber, Greyson Chance, David Archuleta, Jessie J, Maroon 5, dan masih banyak lagi. Tapi, belum pernah ketemu langsung 30 Seconds to Mars.

Komentar Kamu

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×
Up

SIGN IN