Celeb & Entertainment

One Direction: Curhat Soal Enggak Enaknya Jadi Seleb (Bagian 2)

Published by : Astri Soeparyono Posted on : Kamis, 13 November 2014

One Direction: Curhat Soal Enggak Enaknya Jadi Seleb (Bagian 2)

Salah satu kemewahan jadi seleb, One Direction ke mana-mana naik pesawat pribadi dan dikelilingi body guard. Tapi banyak pengorbanan yang harus mereka bayar. Yuk dengarin curhat One Direction soal enggak enaknya jadi seleb.

 

(Baca juga: Foto One Direction dan Hewan Peliharaan)

 

Dikuntit fans dan paparazi

Dikuntit fans dan paparazi adalah salah satu harga mahal sebuah kesuksesan. Topi dan kaca mata hitam jadi modal untuk keluar rumah. "Sayangnya, cara ini sekarang udah enggak ampuh. Begitu ada orang yang ngeliat  dan mereka punya HP, langsung ada sekitar 15- 20 menit kami udah dikerubutin," jelas Liam.

 

Sekarang ke mana pun One Direction pergi, mereka selalu ditemani oleh body guard. Terutama kalau sedang konser. Jumlahnya semakin lama, semakin bertambah. Saat mereka konser di Amrik, satu orang membutuhkan 20 body guard yang bertugas untuk melindungi One Direction dari fans fanatik, menjaga kamar hotel dan menjaga ada yang menyelinap di panggung.

 

Liam dan Nial yang agak khawatir dengan keselamatan mereka. Tahun lalu, ada fans yang mengambil celana dalamnya Liam saat konser di Australia dan dia khawatir kejadian ini terulang lagi. Niall yang memang agak panikan jadi makin sensitif dengan keamanan di sekelilingnya.

 

(Baca juga: 5 Seconds of Summer, Pengalaman Tur Bareng One Direction)

 

Enggak bisa tidur di hotel dengan tenang

Hotel yang selalu penuh dengan fasilitas dan kemewahan malah jadi tempat paling sering disusupi oleh fans. Salah satu mantan body guard One Direction,  Andy Davies yang sering dipanggil Baldly oleh One Direction, cerita gimana agresifnya para  Directioner. Setiap masuk hotel, Andy wajib mengecek tangga darurat di mana fans sering bersembunyi.

 

"Mereka (fans) selalu menginap di hotel dan mulai menelepon setiap kamar hotel untuk mencari tahu kamar One Direction. Salah satu hal tergila yang pernah aku liat adalah dua cewek berhak tinggi dan menggenakan little black dress ngotot mau ikutan nge-gym saat  mereka sedang latihan."

 

Sehingga seringkali mereka menginap di dalam tour bus yang diparkir di venue konser. Walau enggak senyaman hotel, mereka merasa lebih praktis dan aman dengan penjagaan keamanan di sekitar venue konser.

 

(Baca juga: Foto Momen Jahil dan Lucu Personel One Direction)

 

Diserang tabloid gossip

Yang lebih memusingkan dari fans ya paparazi dan tabloid gosip.  Buat Harry, yang penting orang-orang terdekatnya percaya sama dia dibandingkan berita diluar sana.  Dengan siapa pun dia digosipin, Harry enggak peduli. Ketenangan Harry menghadapi gosip dipuji teman-temannya. 

 

"Enggak kebayang kalau aku jadi Harry. Aku rasa aku enggak akan bisa menghadapi perhatian sebegitu banyaknya," cetus Liam. "Tapi herannya dia menghadapinya dengan santai aja," tambah Niall. 

 

Dikomentari seperti itu Harry cuma nyengir. "Aku bukan orang yang suka memikirkan terlalu dalam segala hal. Mulai dari rambut, alis sampai cara kamu melambaikan tangan aja dianalisa. Kalau kamu selalu mengkhawatirkan hal seperti itu, kamu bisa berubah jadi palsu. Jadi ya menurut aku, jalanin saja yang biasanya kamu lakukan."

 

Cool, Harry!

 

(Baca juga: One Direction, Curhat Soal Enggak Enaknya Jadi Seleb Bagian 1)

 

(muti, foto: wifflegif.com, tumblr.com)

 

Tags : one direction

author :

Astri Soeparyono

Managing Editor untuk kawankumagz.com. Selama bekerja di kaWanku pernah wawancara langsung sama Justin Bieber, Greyson Chance, David Archuleta, Jessie J, Maroon 5, dan masih banyak lagi. Tapi, belum pernah ketemu langsung 30 Seconds to Mars.

Komentar Kamu

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×
Up

SIGN IN