Beauty

Tips Memutihkan Kulit Dan Teknik Pemakaian Cream Bleaching Yang Benar

Published by : Marti Posted on : Sabtu, 24 Mei 2014

Tips Memutihkan Kulit Dan Teknik Pemakaian Cream Bleaching Yang Benar

Teknik bleaching adalah salah satu cara memutihkan kulit dengan maksimal. Memutihkan kulit dengan cara ini punya teknik khusus yang harus digunakan dengan benar kalau kepengin hasilnya bagus dan enggak belang. Lalu bagaimana tips memutihkan kulit dan teknik pemakaian cream bleaching yang benar?

 

(Baca juga: Tips untuk memutihkan ketiak gelap)

 

Cara Bekerja Bleaching

Melamin bisa merubah warna kulit kita menjadi lebih gelap. Sebenarnya, secara alami kulit mengeluarkan melamin untuk melindunginya dari dampak buruk terhadap matahari. Hampir seluruh produk kecantikan yang sifatnya memutihkan, mengandung anti melamin supaya kulit terjaga dari penggelapan. Beberapa produk pemutih kulit bekerja seperti pelindung matahari, mereka melindungi kulit dari bahaya sinar UV yang bisa membuat kulit menjadi pigmentasi atau gelap.

 

Satu-satunya bahan kimia yang diyakini bisa memutihkan sangat baik, hanya menggunakan hydroquinone. Akan tetapi, penelitian menemukan bahwa kimia ini sangat berbahaya dan bisa merusak sel dan kanker kulit yang mematikan.

 

Teknik bleaching sudah digunakan turun temurun oleh berbagai negara. Formula bleaching membuat kulit lebih putih dan bisa membuat warna bulu menjadi transparan. Produk ini mengandung hydrogen peroxide, jadi amat disarankan enggak menyalahgunakan produk. Anjuran terbaik, penggunaan bleaching enggak boleh lebih dari dua minggu sekali untuk mencegah kerusakan kulit.

 

Cara Pemakaian Yang Benar

Saat memakai produk bleaching wajib mengikuti petunjuk sebaik mungkin. Petunjuk ini diikuti supaya kulit kita enggak terjadi masalah ringan seperti iritasi maupun serius seperti pigmentasi berlebih.

 

(Baca juga: Tren kecantikan yang membahayakan kesehatan)

 

Tips:


1.      Lakukan test kecil sebelum menggunakan produk bleaching apapun. Caranya, oleskan sedikit bleaching dikulit belakang telinga dan diamkan selama 24 jam. Kalau terjadi reaksi seperti iritasi, kemerahan, rasa gatal atau panas, berarti kita enggak cocok pakai bleaching. Jangan memakainya untuk menghindari iritasi berlebihan.

 

2.      Baca dan ikuti instruksi yang ada pada kemasan atau brosur di dalam kotak.

 

3.      Jangan pernah memakainya di kulit area sensitif seperti mata, hidung dan daerah kewanitaan kita. Sebaiknya, jangan memakai produk ini pada wajah kalau kepengin terhindar dari masalah kulit.

 

4.      Kalau merasa gatal saat memakainya, berarti bleaching sedang bereaksi. Yang perlu diperhatikan, kalau rasa gatal melebihi batas wajar atau bahkan diikuti warna kemerahan. Segera bersihkan dengan sabun tanpa waslap untuk menghindari iritasi semakin parah. Lalu segera konsultasi dengan medis apabila iritasi yang disebabkan semakin buruk.


5.      Setelah mandi dan yakin enggak ada cream yang tersisa, pakai sunscreen atau sunblock kalau harus beraktivitas di luar. Pilih yang kandungan SPF-nya melebihi 30. Tapia mat disarankan untuk diam di rumah atau menghindari kegiatan outdoor di bawah terik matahari selama 1 hari. Soalnya, kulit kita setelah bleaching biasanya sangat sensitif.


6.      Jangan menggunakan sabun batangan setelah pakai bleaching. Cari produk pembersih yang sesuai dengan tipe kulit dan kandungannya sangat lembut.

 

7.      Tetap rajin menggunakan perawatan kulit dengan baik secara rutin. Seperti produk pembersih, tonner, moisturizing dan hindari penggunaan makeup berlebih supaya kulit kita tetap terjaga keindahannya.

 

(Baca juga: 5 langkah mudah untuk siasati kulit leher yang gelap)

 

(stefanie, foto: dailymail.co.uk)

 

author :

Marti

Komentar Kamu

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×
Up

SIGN IN