Beauty

5 Kandungan Berbahaya dalam Makeup Yang Harus Kita Hindari

Published by : Ellanda Jiwari Posted on : Jumat, 27 November 2015

5 Kandungan Berbahaya dalam Makeup Yang Harus Kita Hindari

Ternyata, enggak semua makeup aman untuk kita gunakan, lho. Kalau kita enggak berhati-hati dalam memilih peralatan makeup dan memperhatikan kandungan di dalamnya, bisa-bisa justru menimbulkan masalah dan penyakit khususnya pada kulit kita. Uh, no way! Ini dia 5 kandungan berbahaya dalam makeup yang harus kita hindari.

 

(Baca juga: Bahaya Pemakaian Kosmetik Kadaluarsa Bagi Kesehatan)

 

Rhodamin B

Berhati-hatilah dalam memilih alat kosmetik yang menggunakan pewarna, seperti lipstik atau blush on, jangan sampai mengandung rhodamin B di dalamnya. Rhodamin B adalah zat pewarna yang digunakan untuk pewarna tekstil. Meskipun sudah dilarang penggunaannya oleh pemerintah karena sifatnya yang memicu kanker, zat kimia ini masih digunakan oleh beberapa produsen kosmetik nakal untuk memberikan warna yang menarik. 

 

(Baca juga: 6 Cara Enggak Terkena Alergi Make-Up)

 

Sodium Lauryl Sulphate

SLS efektif sebagai unsur pembuat busa, dan seringkali zat ini digunakan dalam produk pembersih wajah. Setelah memakainya, wajah kita akan terasa bersih dan segar, tetapi sebenarnya lemak kulit yang berfungsi untuk perlindungan menjadi terangkat. Kulit wajah kita pun menjadi rentan terhadap kotoran, kasar dan mudah terkena iritasi. Selain itu, zat ini juga menyebabkan kerusakan jaringan tubuh, seperti mata, hati dan otak serta membahayakan lingkungan

 

(Baca juga: Kenali Tanda Iritasi Penggunaan Produk Kecantikan Pada Kulit)

 

Stearalkonium Chloride

Untuk mendapatkan rambut yang halus dan lembut, kita bisa mengandalkan produk kecantikan seperti kondisioner dan krim rambut. Tapi cermati dulu labelnya setiap kita ingin membeli produk ini. Jangan sampai mengandung stearalkonium chloride, yaitu zat kimia yang dikembangkan oleh industri tekstil untuk melembutkan kain. Zat ini bisa menyebabkan reaksi alergi pada pemakainya. 

 

(Baca juga: Waspada Produk Kecantikan Yang Kita Pakai Bisa Terkontaminasi Bakteri)

 

Retinoic Acid

Retinoic acid atau asam retinoat, yang biasa juga disebut tretinoin, adalah zat yang berbentuk asam dan merupakan turunan dari vitamin A (retinol). Meskipun penggunaannya dalam kosmetik telah dilarang berdasarkan Keputusan Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) tahun 2008, zat ini masih populer digunakan terutama untuk pengobatan jerawat. Padahal asam retinoat bisa menyebabkan kulit kering dan rasa terbakar jika dioleskan pada kulit secara langsung. Sedangkan pada penggunaan sistemik (menyeluruh) atau mengkonsumsi secara langsung bisa menyebabkan cacat pada janin. 

 

(Baca juga: Waspadai Lipstik Yang Mengandung Logam Berat Berbahaya)

 

Merkuri (Hg)

Bahaya penggunaan zat merkuri atau raksa pastinya sudah enggak asing lagi di telinga kita. Sering kita jumpai pada produk pemutih kulit, merkuri bisa menyebabkan gangguan kesehatan meskipun hanya dioleskan pada kulit karena sifatnya yang mudah diserap dan masuk ke dalam darah. Efek samping yang bisa diberikan adalah iritasi kulit, perubahan warna kulit, flek hitam, hingga gejala keracunan dan kerusakan permanen pada susunan syaraf. 

 

 

Mulai sekarang, akan lebih bijak jika kita memperhatikan kandungan apa saja yang ada di dalam kosmetik yang hendak kita beli terlebih dahulu. Kita juga bisa mengecek ijin edar kosmetik yang ada di Indonesia di sini. 

 

Be careful, be wise!

 

(Baca juga: Cara Membersihkan Make-up Yang Benar)

 

(foto: giphy.com, metro.co.uk, buzzfeed.com, nymag.com)

 

author :

Ellanda Jiwari

fashion and beauty reporter at kaWanku since 2013.

Komentar Kamu

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×
Up

SIGN IN